1. buka m.s word 2007
2.klik tab ribbon pilih word options
3.klik advanced
4.pada menu shpw document content beri tanda centang pada kotak show text boundaries
5.hasil nya seperti tampilan di bawah
slamat mencoba :) semoga bermanfaat.
13 April 2014
12 April 2014
TRICK UNTUK MENYEMBUNYIKAN TULISAN LABEL POST SETELAH JUDUL
sebenarnya ini semua tidak berpengaruh dan tidak mengganggu dalam blog, namun banyak sekali yang tidak menyukainya, maka dari itu, karna bnyak yang tidak suka dan ingin menghilangkannya, penulis mencoba memberi dua cara dalam menghilangkan post label blog,
sebelum kita memulai ini semua lebih baik penulis sarankan untuk menyimpan berkas xtml. blog kalian untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan.
masuk ke template --> klik --> cadangkan/ pulihkan --> unduh
Menghilangkan Pesan Status Label/Search dengan Menghapus Tag-nya
Berikut caranya:
1. Masuk ke dashboard > template > Edit HTML.
2. Centang "Expand Widgets Template" di sudut kanan atas.
3. Cari tag berikut:
<b:include data='top' name='status-message'/>
4. Hapus tag tersebut. catatan: pada template tertentu biasanya ada dua, hapus semuanya.
5. Save template.
Cara ini digunakan untuk benar-benar menghapus permintaan pesan status pada halaman label dan halaman search. Jadi tidak akan ada perintah kepada Blogger untuk menampilkan pesan tersebut.
Menyembunyikan Pesan Status Label/Search dengan CSS
Cara ini cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan property display untuk menyembunyikan:
1. Masuk ke dashboard > template > Edit HTML (tidak perlu "expand widget templates")
2. Masukkan kode CSS berikut, tepat di atas ]]></b:skin> :
.status-msg-wrap{display:none !important;}
3. Save template.
Setelah melakukan salah satu cara di atas, lihat hasilnya pada halaman label dan search. Apabila caranya benar, maka pesan status tidak akan tampil.
semoga bermanfaat :)
11 April 2014
Keutamaan Ilmu yang Bermanfaat Bagi Umat Manusia
Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
سَلوا اللهَ علمًا نافعًا ، و تعوَّذوا باللهِ من علمٍ لا ينفَعُ
“Mohonlah kepada Allah ilmu yang bermanfaat dan berlindunglah kepada-Nya dari ilmu yang tidak bermanfaat”1.
Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya
keutamaan mendapatkan anugerah ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu yang
sesuai dengan petunjuk yang diturunkan oleh Allah Ta’ala kepada Rasul-Nya Shallallahu’alaihi Wasallam dan mewariskan amals shaleh untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala2, karena Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak mungkin memerintahkan untuk memohon kepada Allah Ta’ala kecuali sesuatu yang mulia dan mendatangkan kebaikan besar di Dunia dan akhirat. Inilah makna firman Allah Ta’ala:
{ وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا }
“Dan katakanlah: “Wahai Rabb-ku tambahkanlah kepadaku ilmu” (QS Thaahaa: 114)3.
Beberapa faidah penting yang dapat kita petik dari hadits ini:
- Semua ayat al-Qur’an dan hadits shahih dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam yang menjelaskan keutamaan dan kemuliaan ilmu, maka yang dimaksud adalah ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu yang mewariskan amal shaleh4.
- Imam Ibnu Rajab al-Hambali berkata: “Ilmu yang bermanfaat dari semua ilmu adalah mempelajari dengan seksama dalil-dalil dari al-Qur-an dan Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, serta (berusaha) memahami kandungan maknanya, dengan mendasari pemahaman tersebut dari penjelasan para sahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, para Tabi’in (orang-orang yang mengikuti petunjuk para sahabat), dan orang-orang yang mengikuti (petunjuk) mereka dalam memahami kandungan al-Qur-an dan Hadits. (begitu pula) dalam (memahami penjelasan) mereka dalam masalah halal dan haram, pengertian zuhud, amalan hati (pensucian jiwa), pengenalan (tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Ta’ala) dan pembahasan-pembahasan ilmu lainnya, dengan terlebih dahulu berusaha untuk memisahkan dan memilih (riwayat-riwayat) yang shahih (benar) dan (meninggalkan riwayat-riwayat) yang tidak benar, kemudian berupaya untuk memahami dan menghayati kandungan maknanya”5.
- Di tempat lain, beliau berkata: “Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang masuk (dan menetap) ke dalam relung hati (manusia), yang kemudian melahirkan rasa tenang, takut, tunduk, merendahkan dan mengakui kelemahan diri di hadapan Allah Ta’ala”6.
- Kedua penjelasan Imam Ibnu Rajab ini sepintas kelihatannya berbeda dan tidak berhubungan, akan tetapi kalau diamati dengan seksama kita akan dapati bahwa kedua penjelasan tersebut sangat bersesuaian dan bahkan saling melengkapi. Karena pada definisi yang pertama, beliau ingin menjelaskan sumber ilmu yang bermanfaat, yaitu ayat-ayat al-Qur-an dan hadits-hadits yang shahih (benar periwayatannya) dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, yang dipahami berdasarkan penjelasan dari para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, Tabi’in (orang-orang yang mengikuti petunjuk para sahabat), dan orang-orang yang mengikuti (petunjuk) mereka. Ini berarti, seseorang tidak akan mungkin sama sekali bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat tanpa mengambilnya dari sumber Al ‘Ilmu An Naafi’ yang satu-satunya ini.
- Adapun pada definisi yang kedua, beliau ingin menjelaskan hasil dan pengaruh dari ilmu yang bermanfaat, yaitu menumbuhkan dalam hati orang yang memilikinya rasa tenang, takut dan ketundukan yang sempurna kepada Allah Ta’ala. Ini berarti bahwa ilmu yang cuma pandai diucapkan dan dihapalkan oleh lidah, tapi tidak menyentuh – apalagi masuk – ke dalam hati manusia, maka ini sama sekali bukanlah ilmu yang bermanfaat, dan ilmu seperti ini justru akan menjadi bencana bagi pemiliknya.
- Keburukan besar akibat dari ilmu yang tidak bermanfaat adalah sebagaimana yang diisyaratkan dalam doa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan”7.
- Dalam hadits yang agung ini, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menggandengkan empat perkara yang tercela ini, sebagai isyarat bahwa ilmu yang tidak bermanfaat memiliki tanda-tanda buruk, yaitu hati yang tidak khusyu’, jiwa yang tidak pernah puas, dan doa yang tidak dikabulkan8, nu’uudzu billahi min dzaalik.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Kota Kendari, 25 Dzulhijjah 1434 H Abdullah bin Taslim al-Buthoni
Catatan Kaki
1 HR Ibnu Majah (no. 3843) dan Ibnu Abi Syaibah dalam “al-Mushannaf” (6/266, no. 236), dinyatakan hasan sanadnya oleh Syaikh al-Albani dalam “Silsilatul ahaadiitsish shahiihah” (no. 1511).
2 Lihat kitab “Faidhul Qadiir”(4/143).
3 Lihat kitab “Tafsir al-Qurthubi” (4/41).
4 Lihat kitab “Miftaahu daaris sa’aadah” (1/60).
5 Kitab “Fadhlu ‘ilmis salaf ‘ala ‘ilmil khalaf” (hal. 6).
6 Kitab “Al Khusyuu’ fish shalaah” (hal. 16).
7 HSR Muslim (no. 2722).
8 Lihat kitab “Tuhfatul ahwadzi” (9/319) dan “Faidhul Qadiir” (2/108).
—
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim Al Buthoni, Lc., MA.
Artikel Muslim.Or.Id
Tahukan Anda Bahwa Ilmu Geografi Sangat Erat kaitannya dengan Kehidupan Alam.?
sebagai ilmu yang mempelajari segala bentuk fenomena yang ada
di permukaan bumi dan kemudian memetakan pola interaksi yang ada di
dalamnya dengan prinsip kewilayahan juga keruangan. Interaksi tersebut
bisa berupa sebab-akibat atau juga distribusi atau pola persebaran
gejala tersebut. Pada dasarnya ada beragam pengertian geografi, namun
dari semua pendapat tersebut bisa disimpulkan bahwa geografi selalu
berbicara semua hal yang ada di permukaan bumi. Kalimat “permukaan bumi”
mengindikasikan bahwa ruang lingkup ilmu geografi ini cukup luas
sebab ada banyak hal yang biasa diamati di permukaan bumi. Terkait
ruang lingkup tersebut, seorang ilmuan yang gemar mengkaji Geografi
bernama Murphey menyatakan bahwa secara garis besar, terdapat dua
kelompok ruang lingkup geografi yakni: aspek alamiah dan aspek insaniah.
Kedua kelompok besar ini kemudian dibagi lagi ke dalam sub-sub yang
didasarkan pada kronologis maupun prinsip yang mendasari persebarannya.
Kedua prinsip ini kemudian digunakan dalam menganalisa keterkaitan
antara manusia dengan lingkungannya yang selalu ditarik dari sudut
pandang geografis.
Lebih lanjut bisa dikatakan bahwa geografi selalu berbicara mengenai interaksi atau hubungan antara manusia dengan lingkungan di sekitarnya, dengan demikian dari titik ini bisa ditarik ruang lingkup ilmu geografi secara jelas. Sebagai sebuah disiplin ilmu, geografi juga memiliki tujuan yang secara umum dibagi atas dua objek yakni formal dan materiall. Dari kedua tujuan ini bisa terlihat seberapa luar cakupan atau ruang lingkup geografi itu sendiri.
Adapun tujuan yang dimaksud adalah:
Lebih lanjut bisa dikatakan bahwa geografi selalu berbicara mengenai interaksi atau hubungan antara manusia dengan lingkungan di sekitarnya, dengan demikian dari titik ini bisa ditarik ruang lingkup ilmu geografi secara jelas. Sebagai sebuah disiplin ilmu, geografi juga memiliki tujuan yang secara umum dibagi atas dua objek yakni formal dan materiall. Dari kedua tujuan ini bisa terlihat seberapa luar cakupan atau ruang lingkup geografi itu sendiri.
Adapun tujuan yang dimaksud adalah:
- Objek Material yang mencakup di dalamnya antara lain segala sesuatu yang berkaitan erat dengan fenomena geosperik antara lain lapisan bumi yang secara berurutan teridiri atas litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer dan juga antrosfer.
- Objek formal yakni mencakup semua daerah di permukaan bumi dimana masing-masing titik tersebut mempunyai karakteristiknya masing-masing sehingga bisa ditarik titik pembeda. Unsur yang dibicarakan sebagai karakteristik adalah alam dan juga sosial. Objek formal ini merupakan indikator utama yang membedakan ilmu geeografi dengan cabang disiplin ilmu lainnya.
Adapun ruang lingkup geografi secara gamblang pernah dijelaskan
Rhoad Murphey di dalam bukunya yang diberi judul “The Scope of
Geography”. Setidaknya ada 3 hal yang dikemukakan Murphey sebagai ruang lingkup Ilmu Geografi, antara lain:
- Seseorang yang belajar geografi akan fokus pada penyebaran serta hubungan manusia di permukaan bumi. Hal ini juga termasuk fokus studi pada aspek tempat manusia menetap dan juga cara mereka dalam menetap.
- Geografi belajar soal hubungan timbal balik di antara manusia dengan alam atau lingkungan fisiknya yang merupakan bagian dari pembelajaran keanekaragaman wilayah atau daerah.
- Geografi sebagai sebuah penelitian dengan kerangka regional juga analisa wilayah dengan karakteristik tertentu.
Mencermati ruang lingkup ilmu geografi yang dikemukakan oleh
Murphey, dapat disimpulkan bahwa cakupan geografi tidak melulu soal
fisik tetapi juga gejala manusia beserta lingkungan lainnya yang ada di
permukaan bumi.
ooow, ternyata seperti itu ta.? hehehe gimana sahabat 88, cukup menarik
bukan.? jadi anak IPS itu juga mempelajari IPA juga, karena itu banyak
pepatah bilang bahwa ilmu itu saling berhubungan antara satu dengan yang
lainnya. :D slamat belajar, semoga bermanfaat, sampai jumpa.
wassalamu'alaikum wr.wb
10 April 2014
Tahukan Kamu Bahwa Internet Download Manager atau Biasa Disebut IDM Dapat Memiliki Kecepatan Download Hingga Melampaui Batas Kewajaran.? ini bukti dari saya
assalamu'alaikum wr.wb
kali ini penulis akan memberikan bukti bahwa IDM sangat cepat dalam soal mendownload, mengapa penulis mau untuk share artikel ini, karena betapa senangnya penulis saat menemukan cara ini dan penulis ingin bebagi kepada pembaca agar dapat melancarkan proses download-mendownload. :D
nah, untuk lebih jelasnnya, maka ikuti tutorial di bawah, simak berikut ini :
- buka idm anda terlebih dahulu
- pada menu doenload, pilih options
- kemudian pada menu connection type/speed, klik pilihan yang paling bawah
- kemudian pada default max.conn.number pilih 16 saja, 24 juga boleh asal anda yakin bahwa internet anda sangat super sekali kecepatannya :D
- maka akan seperti gambar di bawah
- penulis akan mendownload sebuah file berukuran sedang, yaitu 80 mb
- nah, seperti inilah hasilnya, lihat gambar di bawah
Wassalamu'alaikum wr.wb
Subscribe to:
Posts (Atom)











